Gardu Tol Karang Tengah Barat 1 dan 2 Resmi Dioperasikan


TANGERANG - PT Jasa Marga bersama Pemkot Tangerang meresmikan dua gardu Tol Karang Tengah Barat 1 dan 2 di ruas jalan Tol Jakarta-Tangerang Km 11. Dengan pengoperasian kedua gardu tol itu, pengendara bisa lebih mudah mengakses jalan arteri di kawasan Ciledug, Cipondoh, Cengkareng, dan Kalideres.

"Melalui dibukanya pintu akses yang baru ini, diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di area sekitarnya," ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Posisi gardu Tol Karang Tengah Barat 1 dan 2 berada setelah rest area Karang Tengah dari arah Merak. Peruntukkan gardu Tol Karang Tengah Barat 2 bagi pengendara mobil dari arah Tangerang.

Sedangkan gardu Tol Karang Tengah Barat 1 untuk pengendara dari Jakarta. Sistem pembayaran kedua gardu tol tersebut menggunakan pembayaran elektronik Gerbang Tol Otomatis (GTO) dengan tarif untuk kendaraan tipe 1 sebesar Rp5.500.

Secara terpisah, General Manager PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Jakarta-Tangerang S Purnawarman memperkirakan akan ada sekitar 5.000 kendaraan bertambah melalui peresmian kedua gardu tol tersebut. "Kita memakasi sistem GTO untuk mengurai kepadatan dari tambahan volume kendaraan tersebut," ucapnya. (whb/SindoNews)


Gardu Tol Dibuka, Karang Tengah bisa Jadi Kawasan CBD

Jumat, 27 November 2015 14:36


WARTA KOTA, TANGERANG - Wali Kota TangerangArief Wismansyah mengatakan bahwa dibukanya gardu Tol Karang Tengah Barat 1 dan 2 bisa membuat kawasan sekitarnya berkembang pesat. 

Diberitakan sebelumnya oleh 
Warta Kota, Tol Karang Tengah Barat 1 dan Karang Tengah Barat 2 di kawasan Karang Tengah, Kota Tangerang resmi beroperasi pada Jumat (27/11) pagi.

Pengendara di Tol Jakarta - Merak kini bisa mengakses kawasan Ciledug, Cipondoh, Cengkareng, dan Kalideres dengan relatif lebih cepat.

"Bisnis properti, baik itu rumah tapak maupun rumah vertikal di Kota Tangerang sedang terus berkembang. Berbagai pembangunan hotel, restoran, dan perkantoran juga tengah berjalan. Adanya tol ini kami harapkan juga bisa merangsang pertumbuhan bisnis di sekitaran Karang Tengah, " kata Arief.

Arief mengatakan, kedepannya, pihaknya berharap dengan dibukanya tol ini, kawasan yang dilintasi bisa perlahan berubah menjadi central bussiness district (CBD)

"Akses jalan di Kota Tangerang juga jadi sangat terbantu dan meningkat dengan dibukanya dua gardu tol ini, " kata Arief lagi.

Sementara itu, General Manager PT Jasa Marga (Persero) Cabang Jakarta – Tangerang, Purnawarman menambahkan, per harinya diperkirakan akan ada 5.000 kendaraan yang keluar masuk tol ini.

"Untuk mengantisipasi kemacetan, semua transaksi pembayaran menggunakan Gerbang Tol Otomatis (GTO). Ini supaya proses transaksi keluar masuk tol berlangsung cepat, " katanya. (Banu Adikara)